×

Wisata Pemandian Air Panas di Bali

Oktober 5, 2017 by rahtubagusLeave a CommentEdit

Bali merupakan pulau vulkanik yang memiliki beberapa gunung api. Seperti kalian tahu, jika ada gunung api, kemungkinan besar kalian juga akan menemukan sumber-sumber air panas alami di Pulau Dewata ini. Selain mengusir stress dan lelah, berendam di pemandian air panas alami di bali dipercaya bakal melunturkan racun alias detoks, juga mengobati dan mencegah penyakit kulit.

Berikut adalah beberapa tempat wisata pemandian air panas yang populer di Bali.

#1 Pemandian Air Panas Angseri

Pemandian air panas Angseri Tabanan dibangun pada tahun 2007 dan memiliki keunikan tersendiri dari pemandian air panas alami di Bali yang lain. Berada di kaki Gunung Batukaru di wilayah Tabanan yang subur, Sumber Air Panas Angseri menjadi destinasi yang wajib ada dalam list tujuan wisata anda. Pemandian ini terletak di antara sawah hijau yang subur, diselingi hutan dan pepohonan.

Suhu air di Angseri berkisar 46 derajat Celcius, jadi pas untuk berendam. Di sini terdapat dua kolam yang besar, yakni kolam dewasa dan anak. Di kolam dewasa, ada air terjun kecil yang airnya hangat dan mengandung belerang. Jika anda ingin privasi saat berendam di kolam air panas, di pemandian air panas Angseri juga tersedia bilik yang dibatasi tembok bambu, jadi saat anda berendam tidak terlihat dari orang luar. Jumlah bilik tertutup ini ada 6 kolam. Masing-masing kolam yang tertutup dapat menampung maksimal 5 orang. Sarana penunjang dan fasilitas pengunjung pemandian air panas Angseri Tabanan juga dilengkapi dengan ruang ganti, toilet, kantin dan restoran.

Sumber Air Panas Angseri berada sekitar 40 kilometer dari Denpasar dan 20 kilometer dari Tabanan. Anda bisa mengambil rute Bedugul untuk mencapainya.

Lokasi: Banjar Munduk Lumbang, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Koordinat GPS: -8.355407, 115.157284

#2 Pemandian Air Panas Toya Bungkah

Bayangkan, berendam air panas alami sambil menikmati indahnya panorama Gunung dan Danau Batur. Selain pegal-pegal hilang, stress pun berkurang. Setelah seharian surfing di pantai, memang paling enak datang ke wilayah pegunungan dan berendam air panas. Toya Bungkah adalah nama pemandian air panas Kintamani. Arti dari nama Toya Bungkah berasal dari dua suku kata, Toya artinya air dan Bungkah artinya bongkahan batu, karena sumber air panas berasal dari akuifer di kedalaman 635 meter dari permukaan tanah yang memiliki suhu air sekitar 50 derajat celcius.

Suhu air 50° Celcius adalah suhu air yang ada di sumber air panas, tetapi pada saat air panas di alirkan ke kolam pemandian akan ada penurunan suhu air dan menjadi sekitar 37° – 40° Celcius dan penurunan suhu air panas sangat tinggi kira – kira 10° Celcius, karena daerah pemandian berada kawasan pegunungan dengan suhu sejuk.

Di Toya Bungkah, ada beberapa pengelola yang menawarkan berbagai fasilitas berbeda. Misalnya, Toya Devasya Natural Hot Springs yang mengelola pemandian air panas menjadi lebih eksklusif. Tapi pemandangannya sama-sama indah dan airnya sama hangatnya.

Untuk masuk Toya Devasya, anda bisa membayar Rp 100.000 untuk WNI. Dengan tarif tersebut, selain bisa bersauna di air panas alami, anda juga mendapatkan handuk untuk bilas, shampoo dan sabun serta welcome drink. Atau bisa juga ambil Paket Berenang dengan Makan Siang.

Selain itu, ada Batur Natural Hot Spring yang dikelola oleh Desa Pakraman. Biaya masuknya Rp 60.000 per orang, termasuk minuman, handuk, sabun dan shampoo.

Lokasi: Toya Bungkah Kintamani, Desa Pekraman Batur, Kec. Bangli, Bali.

Koordinat GPS: -8.251241, 115.400259

#3 Pemandian Air Panas Penatahan

Di tengah alam Tabanan yang hijau dan indah, anda bisa menikmati spa alami di Pemandian Air Panas Penatahan (Yeh Panes). Pemandian air panas di bali ini benar-benar membuat anda rileks dengan panorama alam yang indah dengan latar belakan sawah hijau yang berundak-undak. Pemandian air panas Penatahan lokasinya berada di tepi sungai Yeh Ho, berada di sebuah desa bernama Penatahan, berada dalam kawasan kecamatan Penebel, kabupaten Tabanan. Dikalangan orang lokal, pemandian air panas ini lebih familiar dengan sebutan pemandian Yeh Panes, atau dengan nama resmi ESPA.

Di Penatahan, ada kolam umum dan kolam private dengan air mancur. Untuk kolam umum, anda harus membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang, dan untuk kolam private Rp 25.000 per orang untuk satu jam.

Ada tiga kolam umum di Penatahan. Kolam pertama paling dekat dengan tepian sungai merupakan kolam terkecil dengan suhu air dingin, dikelilingi batu besar. kolam kedua airnya panas, dengan pancuran bambu. Kolam ketiga, lokasinya paling atas dan memiliki luas terbesar dengan suhu air cukup hangat. Kedalamannya satu meter dan cocok untuk anak-anak.

Lokasi: Desa Penatahan, Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali.

#4 Pemandian Air Panas Banjar

Satu lagi pemandian air panas di bali yang tak jauh dari Pantai Lovina adalah Air Panas Banjar. Pemandian air panas yang berada di tengah alam nan asri ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu, dan kini dipugar menjadi kolam-kolam pemandian. Uniknya, Air Panas Banjar memiliki tiga kolam.

Di tingkat pertama, ada delapan pancuran naga yang menyemburkan air panas alami dan kedalamannya satu meter. Kolam kedua berada di bawah kolam pertama, dan ukurannya lebih besar dengan lima pancuran naga dengan kedalaman 1-2 meter. Kolam ketiga adalah yang paling kecil, dan di sinilah anda bisa menikmati sensasi pijatan air panas. Tiga pancuran yang ada di sini terletak di ketinggian 3,5 meter, sehingga menyemburkan air lebih deras.

Lokasi: Jl. Banjar, Buleleng, Singaraja, Bali.

1
×
Hubungi kami melalui whatsapp di nomor 0812-3672-3366